Saat Presiden Jokowi Imami Shalat Magrib Korban Gempa di Tenda Pengungsi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau beberapa tenda pengungsian korban bencana gempa di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam tinjauannya itu, Jokowi menunaikan salat Magrib berjemaah dengan para pengungsi.

Shalat Magrib itu dilaksanakan saat Jokowi melakukan peninjauan penanganan para pengungsi di Dusun Karangkates, Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Saat peninjauan itu, Jokowi juga berdialog dengan warga.

Seusai perbincangan, Jokowi lantas menunaikan salat Magrib. Dari foto yang diterima, Jokowi mengambil wudu di tempat penampungan air bersih untuk para pengungsi. Tampak Gubernur NTB TGH Zainul Majdi turut mengambil wudu.

Shalat Magrib kemudian digelar di bawah tenda yang dibangun seadanya. Sajadah juga tak banyak. Untuk mengganti sajadah, kain khas Lombok digelar untuk saf jemaah.

Tenda tersebut juga didirikan dengan tiang-tiang dari bambu. Untuk penutupnya, dipasang ‘dinding’ yang dibuat dari plastik karung.

“Di lokasi tersebut, Kepala Negara sempat berdialog dengan warga, menghibur anak-anak di tenda pengungsian, dan melaksanakan ibadah salat Magrib berjemaah bersama warga setempat,” ucap Bey dalam keterangan tertulis.

Saat hendak salat, awalnya Jokowi mempersilakan TGB menjadi imam. Tetapi TGB dan warga justru meminta Jokowi yang menjadi imam. Salat Magrib pun dilaksanakan bersama warga di tenda pengungsian tersebut.

Sebelumnya, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan Jokowi menyambangi lokasi pengungsian Desa Gondang, Kecamatan Gangga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *